Minggu, 07 September 2014

Khitan Dewasa / Sunat Dewasa

Apa adalah operasi sunat dewasa? 
Sunat dewasa adalah operasi sederhana yang melibatkan pemotongan kulup dari penis. Kulup adalah pembungkus kepala penis. Sunat umumnya dilakukan pada bayi di beberapa budaya atau sebagai tindakan religius dalam Yudaisme dan Islam, sebagian kecil remaja dan orang dewasa dapat memilih untuk disunat karena alasan agama. Alasan medis lebih sering faktor penentu pada orang dewasa memilih untuk disunat. Ada beberapa kondisi medis yang dapat mendorong seorang pria untuk memilih operasi sunat dewasa, termasuk: 
-Kulup sempit (Phimosis) 
Phimosis adalah istilah medis untuk kulup terlalu ketat dan tidak mampu menarik kembali di atas kepala penis. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi, trauma atau kegagalan kulup untuk melonggarkan selama masa kanak-kanak atau remaja. 
-Kulup Tidak dapat ditarik kembali (Paraphimosis) 
Paraphimosis terjadi ketika kulup ditarik kembali dari kepala penis, menjadi terjebak dan tidak dapat kembali ke posisi biasa. 
-Balanoposthitis 
Balanoposthitis disebabkan oleh infeksi dan kulup dapat menjadi merah dan bengkak dan ini biasanya disertai dengan nanah dari ruang antara kulup dan kepala penis. Sunat biasanya hanya dilakukan untuk kasus-kasus persisten. Selain dari ketidaknyamanan fisik, kulup dapat menyebabkan masalah, masalah yang terus-menerus juga dapat menyebabkan trauma psikologis. 

Apa yang terjadi dalam operasi sunat dewasa? 
Selama prosedur, lengan sempit kulup akan dipangkas dan tepi kulit yang tersisa dijahit, prosedur akan dilakukan di bawah anestesi umum, yang berarti Anda akan tertidur sepanjang operasi. Operasi adalah sederhana dan biasanya Anda bisa langsung pulang.   Setelah operasi ada kemungkinan bahwa Anda akan mengalami beberapa ketidaknyamanan dalam menyembuhkan luka. Hal ini dapat dihilangkan dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen dan akan terus hilang. Luka biasanya akan ditutupi dengan perban, diamankan dengan menggunakan celana khusus suat, yang biasanya dapat sembuh pada hari berikutnya.

sumber : www.khitandewasa.com/artikel.php/detail/40/adult-circumcision

Rabu, 23 April 2014

Sunat Dewasa


Saat ini sunat dewasa sudah menjadi hal yang wajar dan umum dilakukan. Hal tersebut dikarenakan tindakan medis sunat sudah menjadi hal yang biasa dilakukan bahkan bagi yang tidak memiliki budaya atau sejarah
melakukan sunat dari keluarganya. Karena sunat merupakan tindakan medis yang bertujuan untuk membersihkan penis dari penyakit. Sehingga orang tersebut dapat bebas dari penyakit yang bisa mengancam kesehatan. Pada zaman sekarang ini tingkat kesehatan masyarakat semakin baik, dengan semakin sadarnya masyarakat akan manfaat sehat yang tidak ternilai harganya. Bahkan organisasi kesehatan Dunia (WHO) sedang "booming" mengkampanyekan salah satu topik kesehatan yang sedang dioptimalkan adalah tentang kesehatan reproduksi, baik itu pada pria maupun pada wanita.
Misalnya pada wanita tentang kesehatan Rahim, dan pria tentang kebersihan alat kelamin. Dari beberapa penelitian bahwa predileksi kanker rahim cukup tinggi dari pasangan prianya yang tidak melakukan sunat
(Sikumsisi). Mengapa hal tersebut tinggi pada pria yang tidak di sunat? Hal tersebut diakibatkan karena kulit kulup yang menutupi kepala penis sehingga kotoran tersebut kontak pada dinding rahim pada saat terjadi hubungan intim dengan pasangannya. Karena kotoran tersebut berasal dari sisa air seni. Terkadang memang kita tidak menyadarinya, terlebih lagi bila para pria terlalu cepat membersihkan sisa air seni sehabis buang air kecil. Bukan hanya air seni saja yang dapat terakumulasi, keringat juga dapat membuat alat genitalia tersebut berkumpul pada kulit kulup, terutama jika melakukan aktifitas olahraga.


Sunat itu sendiri adalah suatu tindakan bedah untuk membuang kulit kulup bagian depan kepala penis. Dengan terlihatnya kepala penis kotoran yang kadang mengendap pada bagian dalam dapat berkurang bahkan menghilang. Dari paparan diatas kiranya sangat mudah melakukan peningkatan kesehatan genitalia bagi para pria dewasa dan pasangannya. Hal yang memang sudah menjadi ajaran bagi agama Islam saat ini ternyata sudah menjadi kebutuhan bagi seluruh kaum pria. Diklinik Rumah Sunatan yang menjadi pusat khitan anak dan dewasa sekarang ini juga memberikan edukasi bagi para pria dewasa yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai khitan.


Pada dasarnya cara sunat untuk pria dewasa sama seperti sunat anak, namun ada beberapa perlakuan yang sedikit berbeda pada sunat dewasa, yaitu metode sunat yang digunakan. Sunat pada pria dewasa sebaiknya dilakukan oleh dokter bedah supaya lebih aman dan steril karena khitan termasuk operasi kecil yang memungkinkan terjadinya infeksi. Selain itu karena pembuluh darah pada kemaluan sudah besar maka dikhawatirkan terjadi pendarahan, sehingga akan lebih baik bila ditangani oleh dokter yang berpengalaman menangani atau melakukan khitan pada pasien pria dewasa.



Sunat dewasa di rumah sunatan dilakukan dengan metode laser atau lebih umum dikenal dengan sebutan electric cauter. Khitan dewasa ini sendiri dilakukan oleh dokter bedah. Mengapa menggunakan metode laser atau cauter? Karena penggunaan metode ini mengkoagulasi (membekukan) darah, sehingga pada saat proses tindakan tidak banyak darah yang keluar. Hal ini sangat penting karena pada pria dewasa pembuluh darah di sekitar penis membesar, sehingga di khawatirkan akan banyak darah yang keluar. Juga akan dilakukan jahitan untuk menyatkukan bagian kulup yang dibuang tadi. Mengapa dijahit? Karena pria sering mengalami ereksi dan di khawatirkan apabila tidak dilakukan jahitan luka akan terbuka lagi dan terjadi pendarahan. Juga di anjurkan untuk beristirahat dahulu pasca tindakan sunat, agar mempercepat proses penyembuhan luka pasca sunat.

Kamis, 27 Februari 2014

Tidak Sunat Berisiko Kanker Penis

Kanker Penis Meningkat, Tidak Sunat Penyebabnya
Saat ini jumlah kasus penderita kanker penis meningkat, diduga penyebab utama dari angka kasus kanker penis ini adalah karena minimnya tindakan sunat yang dilakukan. Peneliti pun sepakat alasan utamanya adalah perubahan perilaku seksual, makin banyak pria yang tertular HPV (human papilloma virus) lewat hubungan seksual tak aman, dan sedikitnya anak di Inggris yang menjalani khitan dewasa.

Apabila dibahas secara luas dan umum, apapun jenisnya tidak ada orang yang mau terkena kanker. Terlebih kanker yang menyerang bagian vital seperti penis (kanker penis). Namun studi terbaru mencatat di Inggris (UK) diperoleh bahwa angka penderita kanker penis meningkat tajam hingga 20% dalam kurun 30 tahun terakhir.

Untuk itu, sejumlah yayasan peduli kanker di UK mendesak para pria agar mengetahui berbagai gejala kanker penis yang mungkin mereka alami.Sebab gejala kanker penis ini seringkali keliru diartikan sebagai salah satu gejala infeksi menular seksual. Padahal kanker penis memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi jika terdeteksi sejak dini.

Berbagai penyakit kelamin mulai dari kutil yang ada disekitar kelamin yang disebabkan oleh HPV sendiri dikaitkan dengan peningkatan jumlah kasus kanker penis hingga enam kali lipat antara tahun 1970-2009 dan peningkatan sebesar 30% sepanjang tahun 2000-2009.

Seperti halnya yang dialami Nigel Smith dari Wolverhampton. Ketika diperiksakan di sebuah klinik kesehatan seksual, Nigel hanya diberitahu jika ia mengalami kutil kelamin yang bisa hilang sendiri nantinya. Namun kutil ini ternyata tak kunjung hilang. Dan alih-alih mencari bantuan medis, Nigel justru menyembunyikan sakitnya itu dari sang istri selama 12 bulan. Ia sengaja tidur di kamar terpisah dengan alasan tak mau istrinya terganggu oleh suara dengkurannya. Barulah pada tahun 2011, Nigel akhirnya didiagnosis dengan kanker penis. Saat itu usianya sudah mencapai 58 tahun. Tentunya ini sudah terlambat. Untuk itu tahun lalu Nigel menjalani penektomi parsial (prosedur pengangkatan bagian penis yang terkena kanker). "Andai saja dokter saya merujuk ke urolog ketimbang ke klinik seks, kankernya mungkin sudah didiagnosis sejak stadium pertama dan segera diobati. Tapi ketika akhirnya menemui urolog, kanker saya sudah stadium 3. Dan meski sudah diangkat sebagian, kanker ini masih kembali ke tubuhnya, entah mengenai paru-paru atau hati," tambah Nigel. Nigel juga menyatakan bahwa dampak psikologis kanker ini juga cukup luar biasa, bahkan lebih traumatis daripada orang-orang yang belum pernah mengalaminya.

Kanker penis ini memang dapat berkembang di bagian manapun dari penis, namun yang paling sering ditemukan adalah di bawah kulup dan di kepala penis. Sayangnya peyebab kanker penis ini masih belum diketahui para pakar, kendati beberapa faktor telah dikaitkan dengan risiko penyakit ini. Selain kutil kelamin yang disebabkan HPV, risiko kanker penis pada pria menjadi semakin besar jika ia merokok. Merokok dianggap dapat meningkatkan risiko berkembangnya infeksi HPV menjadi lesi pra-kanker dan kanker penis invasif. Lagipula racun yang terkandung dalam rokok akan di dalam urin. Kendati begitu, bila racun ini menumpuk di bawah kulup maka akan menyebabkan perubahan sel yang ada di bagian kulit tersebut, yang pada akhirnya membuat sel kanker berkembang.

Tidak menjalani sunat, baik itu sunat anak maupun sunat dewasa juga berisiko tinggi terkena kanker penis suatu saat karena setelah digunakan, para pria biasanya kesulitan untuk membersihkan kulupnya secara menyeluruh hingga ke bagian tertentu. Akibatnya penis menjadi kotor dan terjadi penumpukan zat kimia yang menyebabkan iritasi kulit hingga perubahan sel sehat menjadi sel kanker.

Gejala kanker penis yang perlu diantisipasi, antara lain:
  • Benjolan atau borok di penis yang tak terasa perih tapi tak sembuh-sembuh
  • Pendarahan
  • Ruam kemerahan di bawah kulup
  • Susah menarik kulup
  • Bau yang tak biasa di bawah kulup
  • Perubahan warna kulit penis yang aneh
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha
Rumah Sunatan sebagai pusat khitan anak dan khitan dewasa tidak sedikit menemukan keluhan semacam ini. Bahkan beberapa pasien terpaksa harus menjalani operasi karena sudah menderita kanker penis yang cukup parah. Khitan dewasa sebaiknya dilakukan sebelum Anda mengalami beberapa gejala diatas agar mendapatkan hasil yang maksimal demi kesehatan Anda. Sunat dewasa saat ini juga cukup sering dilakukan demi kesehatan dan estetika yang lebih baik.
 
 
sumber : www.khitandewasa.com

Selasa, 25 Februari 2014

Khitan dewasa

Tzameret Fuerst adalah founder dan presiden dari CIRC MedTech , pengembang dari perangkat PrePex , suatu metode khitan dewasa tanpa melakukan pembedahan. Beliau mengatakan sampai saat ini, sekitar 10% dari tujuan target awal telah terpenuhi , dan bahwa mereka sekarang memiliki sekitar dua tahun untuk mencapai target 20 juta pada tahun 2015 .
 
Khitan dewasa saat ini sedang gencar dilakukan untuk menekan resiko HIV/AIDS. Menteri Kesehatan Rwanda mengumumkan bahwa akan dilakukan gerakan nasional untuk mendukung diadakannya sunat dewasa sebagai bagian dari usaha untuk mengurangi infeksi HIV / AIDS . Sebuah alat yang disebut PrePex akan digunakan sebagai metode sunat dewasa tanpa bedah. Dengan adanya hal ini akan memungkinkan sebanyak 700.000 orang antara usia 15 sampai dengan 49 tahun untuk disunat di seluruh negeri. Alat baru ini dapat mengubah cara penyunatan tradisional yang dirasakan dan dilakukan.

Enam tahun yang lalu , Organisasi Kesehatan Dunia (who) dan UNAIDS menetapkan sebuah tujuan, yaitu untuk melakukan Khitan dewasa pada 20 juta pria dewasa secara sukarela pada tahun 2015 . Itu adalah bagian dari upaya untuk mengurangi hubungan heteroseksual HIV / AIDS . Hal itu didasarkan pada penelitian klinis yang menunjukkan bahwa diperkirakan 3,5 juta jiwa akan diselamatkan, selain itu juga akan mendapat penghematan dana sebesar $ 16.5 juta dalam biaya kesehatan jangka panjang . Untuk mencapai target tersebut , peningkatan proses skala diperlukan.

" Di sisi infrastruktur, Afrika tidak memiliki fasilitas bedah dan sumber daya manusia untuk melakukan tindakan khitan dewasa dengan prosedur pembedahan , " kata Fuerst . Dia menawarkan contoh Rwanda , yang memiliki 11 juta orang namun hanya ada 582 orang dokter saja . " Jadi itu adalah tantangan nyata bagi mereka untuk memanfaatkan sedikit ahli bedah, mereka harus dapat meningkatkan jumlah dokter dan tindakan bedah . Fuerst mengatakan tantangan tersebut memotifasi untuk ditemukannya suatu teknologi medis dalam khitan dewasa yang tidak membutuhkan pembedahan .

" PrePex ini sebenarnya adalah perangkat pertama di dunia yang dapat melakukan khitan dewasa tanpa melakukan pembedahan. Presiden CIRC MedTech Tzameret Fuerst merayakan peluncuran PrePex di sebuah klinik Rwanda ( Courtesy CIRC MedTech ). The Circ MedTech eksekutif mengatakan seorang perawat dengan hanya tiga hari pelatihan dapat melakukan prosedur dalam menggunakan alat ini. Fuerst menjelaskan bahwa PrePex bekerja dengan cara yang sama sebagai penghapusan tali pusat dari bayi yang baru lahir .

" Jika Anda ingat , Anda menjepit tali pusat dan Anda menghentikan aliran darah dan oksigen ke jaringan yang tidak diinginkan . Jadi , itulah apa yang kita lakukan pada jaringan kulup yang tidak diinginkan .  Jadi pada dasarnya menghentikan aliran darah dan sirkulasi ke jaringan kulup yang tidak diinginkan. " Jaringannya mati dalam beberapa jam dan dalam seminggu itu mengering . Dia mengatakan itu dapat dihapus seperti Anda akan memotong kuku jari Anda .

Fuerst menambahkan para pasien sunat dewasa akan memakai perangkat selama enam sampai tujuh hari . Mereka mampu kembali bekerja dan melanjutkan kehidupan sehari-hari setelah setelah menjalani pemasangan alat tersebut . Selama tiga tahun terakhir , Rwanda telah mempelopori metode khitan dewasa dengan cara ini . Negara-negara lain pengujian PrePex termasuk Uganda , Afrika Selatan , Zimbabwe , Botswana dan Mozambik , Gambia , dan Kenya .

Kampanye untuk membersihkan generasi HIV / AIDS telah membuat kemajuan besar dalam meningkatkan akses terhadap pengobatan dan pencegahan penularan dari ibu ke anak . Banyak pejabat kesehatan percaya khitan dewasa tanpa pembedahan akan menjadi langkah besar untuk mencapai dunia yang bebas AIDS dan bahwa perangkat ini non - bedah baru akan membantu untuk mencapai tujuan tersebut.
Namun metode sunat dewasa tanpa pembedahan ini bukan hanya dapat dilakukan dengan Prepex ini, kini sudah terdapat berbagai alat sunat dewasa modern yang dapat membantu proses khitan dewasa tanpa pembedahan dan juga tidak menunggu jangka waktu yang lama. Namun, berdasarkan pengalaman Rumah Sunatan sebagai klinik sunat modern anak dan dewasa, pelaksanaan sunat dewasa dengan jahitan (sunat laser) adalah yang paling baik. Khusus pada khitan dewasa pasien akan sering mengalami ereksi yang tentunya dapat mengganggu selama masa penyembuhan pasca sunat dewasa. Dan apabila tidak dilakukan jahitan ketika proses khitan dewasa akan dapat menimbulkan resiko luka (bleeding), sehingga akan semakin memperlambat penyembuhan. Sedangkan dengan menggunakan teknik laser (electric cauter) luka akan di jahit dan lebih aman dibandingkan tanpa pembedahan.

sumber : www.khitandewasa.com

Selasa, 18 Februari 2014

Khitan Dewasa / Sunat dewasa Rwanda


Enam tahun yang lalu , Organisasi Kesehatan Dunia (who) dan UNAIDS menetapkan sebuah tujuan, yaitu untuk melakukan sunat dewasa pada 20 juta pria dewasa secara sukarela pada tahun 2015 . Itu adalah bagian dari upaya untuk mengurangi hubungan heteroseksual HIV / AIDS . Hal itu didasarkan pada penelitian klinis yang menunjukkan bahwa diperkirakan 3,5 juta jiwa akan diselamatkan, selain itu juga akan mendapat penghematan dana sebesar $ 16.5 juta dalam biaya kesehatan jangka panjang . Untuk mencapai target tersebut , peningkatan proses skala diperlukan.

Menteri Kesehatan Rwanda mengumumkan bahwa akan dilakukan gerakan nasional untuk mendukung diadakannya sunat dewasa sebagai bagian dari usaha untuk mengurangi infeksi HIV / AIDS. Sebuah alat yang disebut PrePex akan digunakan sebagai metode sunat dewasa tanpa bedah. Dengan adanya hal ini akan memungkinkan sebanyak 700.000 orang antara usia 15 sampai dengan 49 tahun untuk disunat di seluruh negeri. Alat baru ini dapat mengubah cara penyunatan tradisional yang dirasakan dan dilakukan.

Tzameret Fuerst adalah founder dan presiden dari CIRC MedTech , pengembang dari perangkat PrePex , suatu metode sunat dewasa tanpa melakukan pembedahan. Beliau mengatakan sampai saat ini, sekitar 10% dari tujuan target awal telah terpenuhi , dan bahwa mereka sekarang memiliki sekitar dua tahun untuk mencapai target 20 juta pada tahun 2015 .

" PrePex ini sebenarnya adalah perangkat pertama di dunia yang dapat melakukan sunat dewasa tanpa melakukan pembedahan. Presiden CIRC MedTech Tzameret Fuerst merayakan peluncuran PrePex di sebuah klinik Rwanda ( Courtesy CIRC MedTech ). The Circ MedTech eksekutif mengatakan seorang perawat dengan hanya tiga hari pelatihan dapat melakukan prosedur dalam menggunakan alat ini. Fuerst menjelaskan bahwa PrePex bekerja dengan cara yang sama sebagai penghapusan tali pusat dari bayi yang baru lahir .

" Di sisi infrastruktur, Afrika tidak memiliki fasilitas bedah dan sumber daya manusia untuk melakukan tindakan sunat dewasa dengan prosedur pembedahan , " kata Fuerst . Dia menawarkan contoh Rwanda , yang memiliki 11 juta orang namun hanya ada 582 orang dokter saja . " Jadi itu adalah tantangan nyata bagi mereka untuk memanfaatkan sedikit ahli bedah, mereka harus dapat meningkatkan jumlah dokter dan tindakan bedah. Fuerst mengatakan tantangan tersebut memotifasi untuk ditemukannya suatu teknologi medis dalam sunat yang tidak membutuhkan pembedahan .

" Jika Anda ingat , Anda menjepit tali pusat dan Anda menghentikan aliran darah dan oksigen ke jaringan yang tidak diinginkan . Jadi , itulah apa yang kita lakukan pada jaringan kulup yang tidak diinginkan .  Jadi pada dasarnya menghentikan aliran darah dan sirkulasi ke jaringan kulup yang tidak diinginkan. " Jaringannya mati dalam beberapa jam dan dalam seminggu itu mengering . Dia mengatakan itu dapat dihapus seperti Anda akan memotong kuku jari Anda .

Pengujian diperluas di negara-negara Afrika lainnya

Fuerst menambahkan para pasien sunat dewasa akan memakai perangkat selama enam sampai tujuh hari . Mereka mampu kembali  bekerja dan melanjutkan kehidupan sehari-hari setelah setelah menjalani pemasangan alat tersebut . Selama tiga tahun terakhir , Rwanda telah mempelopori metode sunat dewasa dengan cara ini . Negara-negara lain pengujian PrePex termasuk Uganda, Afrika Selatan, Zimbabwe, Botswana dan Mozambik, Gambia , dan Kenya .

Kampanye untuk membersihkan generasi HIV / AIDS telah membuat kemajuan besar dalam meningkatkan akses terhadap pengobatan dan pencegahan penularan dari ibu ke anak . Banyak pejabat kesehatan percaya sunat dewasa tanpa pembedahan akan menjadi langkah besar untuk mencapai dunia yang bebas AIDS dan bahwa perangkat ini non - bedah baru akan membantu untuk mencapai tujuan tersebut.

Namun metode khitan dewasa tanpa pembedahan ini bukan hanya dapat dilakukan dengan Prepex ini, kini sudah terdapat berbagai alat sunat dewasa modern yang dapat membantu proses khitan dewasa tanpa pembedahan dan juga tidak menunggu jangka waktu yang lama. Namun, berdasarkan pengalaman Rumah Sunatan sebagai klinik sunat modern anak dan dewasa, pelaksanaan sunat dewasa dengan jahitan (sunat laser) adalah yang paling baik. Khusus pada khitan dewasa pasien akan sering mengalami ereksi yang tentunya dapat mengganggu selama masa penyembuhan pasca sunat dewasa. Dan apabila tidak dilakukan jahitan ketika proses khitan dewasa akan dapat menimbulkan resiko luka (bleeding), sehingga akan semakin memperlambat penyembuhan. Sedangkan dengan menggunakan teknik laser (electric cauter) luka akan di jahit dan lebih aman dibandingkan tanpa pembedahan.

sumber : khitandewasa.com

Selasa, 14 Januari 2014

Penelitian Terbaru Tentang Sunat





Berbagai penelitian tentang sunat atau khitan telah dilakukan oleh para ahli kesehatan di seluruh dunia, penelitian tentang manfaat sunat tersebut bertujuan untuk menguak lebih banyak informasi mengenai pengaruh sunat terhadap kesehatan tubuh dan untuk memperoleh data mengenai manfaat dan juga resiko sunat apabila memang ada. Beberapa penelitian tentang khitanan tersebut diantaranya:
  • Peneltian tentang kulup yang menutupi bagian kepala penis. Penelitian ini dilakukan oleh seorang ilmuwan ternama di Australia. Dari hasil penelitian tentang khitanan yang dilakukannya terdapat satu penemuan medis dimana bahwasanya kulup dari penis menyimpan reseptor yang dapat menjadi perantara bagi berbagai penyakit kelamin, infeksi kelamin dan juga HIV / AIDS. Oleh karena itu, dengan menjalankan metode sunat (memotong kulup pada bagian kepala penis), seorang laki - laki akan terjaga kesehatannya dan juga akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat mematikan.
  • Penelitian tentang pengaruh sunat terhadap seksualitas. Beberapa ilmuwan dari berbagai negara telah melakukan survei terkait pengaruh sunat terhadap pengaruh seksualitas untuk memperoleh informasi tentang seberapa besar pengaruh sunat terhadap seksualitas pada pria. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut didapat tentang khitanan tersebut disimpulkan bahwa pria yang tidak di khitan akan memiliki kemampuan ereksi yang lebih rendah dibandingkan pria yang telah di khitan, selain itu pria yang telah di khitan berpeluang besar untuk terhindar dari ejakulasi dini dibandingkan dengan pria yang belum melakukan sunat.
  • Penelitian tentang pengaruh sunat terhadap pasangan wanita. Penelitian tentang sunat ini dilakukan oleh seorang ilmuwan di Amerika Serikat. Dari beberapa data yang diperoleh dapat disimpulkan sebuah hasil bahwasanya pengaruh sunat pria terhadap wanita cukup besar, yaitu diantaranya :
  1. Pria yang di sunat dapat memberikan kenikmatan berhubungan seksualitas lebih besar terhadap pasangan wanitanya. Sehingga banyak wanita yang memilih berpasangan dengan pria yang telah di sunat.
  2. Khitanan dapat mencegah terjadinya berbagai penularan penyakit kelamin dan kanker serviks pada wanita. Dengan dilakukannya sunat maka tidak akan terjadi penimbunan kotoran pada penis ( smegma), karena dengan timbunan kotoran inilah yang dapat menyebabkan berbagai infeksi kelamin, penyakit kelamin atau kanker serviks.
  3. Pria yang di sunat memiliki peluang yang lebih besar dari pada pria yang tidak di sunat terhadap berhasilnya proses awal kehamilan, karena dengan dilakukannya sunat maka sperma akan mengalir dengan lancar ke rahim wanita.
  • Pengaruh sunat terhadap saluran kencing pria. Beberapa dokter kelamin di Amerika Serikat memperoleh data bahwa sunat dewasa dapat memperlancar saluran kencing pada pria, sehingga kesehatan pria dapat lebih terjaga. Karena apabila seorang pria belum melakukan sunat maka saluran buang air kecil akan terhambat oleh kulit kulup di sekitar kepala penis, akibatnya tidak dapat dengan leluasa buang air kecil bila dibandingkan dengan setelah di sunat, khususnya penderita phimosis hal ini sangat penting karena memperbesar kemungkinan menumpuknya smegma pada kepala penis.
  • Pengaruh khitanan terhadap psikologis pria. Penelitian khitanan ini dilakukan oleh seorang psikolog, dari data survey dapat disimpulkan bahwa apabila metode sunat dilakukan sesuai dengan ketentuan medis maka sunat tidak akan memberikan efek negatif terhadap psikologis pria. Namun, apabila khitanan yang dilakukan secara kasar atau tidak sesuai ketentuan medis maka akan menimbulkan trauma ataupun gangguan psikologis pada pria yang di sunat tersebut.